Plastik Pelapis Kemasan Berisiko bagi Kesehatan, BRIN Ganti dengan Minyak Nabati

  • 29 Mar 2026 22:22 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Kemasan kertas makanan sering dianggap ramah lingkungan. Padahal, banyak di antaranya masih dilapisi plastik polyethylene agar tahan air dan minyak. Lapisan ini berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.

Periset Pusat Riset Kimia Molekuler BRIN, Zatil Afrah Athaillah, menjelaskan migrasi partikel mikroplastik dapat masuk ke makanan. “Bahan aditif dari plastik berisiko bagi kesehatan,” ujarnya. Selain itu, plastik sulit didaur ulang dan tidak terurai sempurna.

Paparan mikroplastik jangka panjang diduga memicu gangguan hormonal dan penyakit kronis. Kemasan sekali pakai yang panas atau berminyak mempercepat migrasi. Anak-anak dan ibu hamil menjadi kelompok paling rentan.

Penelitian BRIN menggunakan minyak biji rami, kenari, kedelai, kemiri, sawit merah, dan zaitun. Semua minyak ini memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang tinggi. Sifatnya mampu menahan air dan minyak tanpa bahan kimia berbahaya.

Dengan pelapis nabati, konsumen bisa lebih tenang menikmati makanan kemasan. Risiko migrasi mikroplastik pun bisa ditekan. BRIN mendorong standar keamanan baru untuk industri kemasan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....