Demam Ada Ruam ? Jangan Malah Keluyuran

  • 13 Mar 2026 17:39 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID.Way Kanan:Pernahkah Anda atau si Kecil mendadak demam tinggi, lalu tak lama kemudian muncul bintik-bintik merah atau ruam di kulit? Jika iya, langkah pertama yang paling bijak bukanlah pergi ke mal atau nongkrong bersama teman, melainkan tetap di rumah dan beristirahat.

Mengapa kita dilarang keras "keluyuran" saat kondisi ini terjadi? Dikutip dari laman Kemenkes RI berikut adalah alasan medis dan sosial yang perlu kita pahami bersama.

1. Risiko Penularan yang Sangat Tinggi
Banyak penyakit yang ditandai dengan demam dan ruam bersifat sangat menular melalui udara atau kontak langsung. Contoh utamanya adalah Campak. Menurut Kementerian Kesehatan RI, satu orang yang sakit campak dapat menularkan virusnya ke 12 hingga 18 orang lainnya. Bepergian ke tempat umum saat sedang sakit sama saja dengan menyebarkan bibit penyakit ke orang-orang di sekitar Anda.

2. Mempercepat Proses Pemulihan
Tubuh yang sedang melawan infeksi (baik virus maupun bakteri) membutuhkan energi yang besar untuk sistem imun. Aktivitas fisik yang berlebihan seperti jalan-jalan ke pusat perbelanjaan hanya akan menguras energi tersebut, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lambat.

3. Mencegah Komplikasi Serius
Ruam setelah demam tidak selalu berarti penyakit ringan. Kondisi ini bisa menjadi indikasi penyakit yang membutuhkan perhatian medis segera, seperti:
  • Campak: Dapat menyebabkan komplikasi berat seperti radang paru (pneumonia) atau diare parah.
  • Demam Berdarah (DBD): Bintik merah biasanya muncul di hari kedua dan merupakan tanda pendarahan di bawah kulit yang harus dipantau ketat.
  • Demam Scarlet: Infeksi bakteri yang jika tidak ditangani dapat memicu kerusakan jantung atau ginjal.

4. Etika Sosial dan Kepedulian
Keluar rumah saat tahu diri sedang sakit menular menunjukkan kurangnya empati terhadap keselamatan publik. Di tempat umum, ada bayi, lansia, atau individu dengan sistem imun lemah yang bisa berakibat fatal jika tertular penyakit dari Anda.

Apa yang Harus Dilakukan?
Jika muncul demam dan ruam:
  1. Isolasi Mandiri: Tetap di rumah, gunakan masker, dan batasi kontak dengan anggota keluarga lain.
  2. Pantau Gejala: Perhatikan apakah ada gejala penyerta seperti mata merah, batuk, pilek, atau sesak napas.
  3. Konsultasi Medis: Hubungi layanan kesehatan atau gunakan aplikasi konsultasi dokter untuk mendapatkan diagnosis awal tanpa harus keluar rumah jika tidak mendesak.
  4. Cukupi Cairan: Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi akibat demam.
Sayangi diri sendiri dan orang lain. Jika tubuh sudah memberikan sinyal berupa demam dan ruam, itu adalah tanda bahwa Anda perlu "hibernasi" sejenak. Jangan biarkan keinginan untuk keluyuran justru membahayakan nyawa banyak orang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....