Air Bersih Way Tuba Layak, Namun Belum Aman
- 05 Feb 2026 09:31 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Akses air bersih dan sanitasi di Kecamatan Way Tuba dinilai sudah layak, tetapi belum sepenuhnya aman. Kondisi ini masih berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat.
Plt. Kepala UPT Puskesmas Way Tuba, Sujatmoko, mengatakan keterbatasan air bersih memicu berbagai penyakit. Penyakit tersebut terutama menyerang saluran pencernaan.
“Dampak yang sering muncul yakni diare, disentri, dan penyakit tipes,” kata Sujatmoko, Kamis, 5 Febuari 2026. "Kondisi tersebut dapat terjadi akibat sanitasi yang kurang baik."
Selain penyakit infeksi, keterbatasan sanitasi juga berdampak jangka panjang. Salah satunya adalah risiko stunting pada anak-anak.
“Stunting bisa terjadi karena sanitasi dan air minum tidak aman,” ujarnya. "Kondisi ini juga berdampak pada penurunan produktivitas masyarakat."
Dalam mengatasi persoalan tersebut, Puskesmas Way Tuba melakukan berbagai upaya. Pendekatan promotif dan preventif menjadi fokus utama pelayanan.
“Kami mengedepankan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat,” ucap Sujatmoko. "Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan di wilayah kerja puskesmas."
Program yang dijalankan antara lain Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM. Selain itu, dilakukan pengawasan kualitas air minum rumah tangga.
“Pengawasan dilakukan melalui SKAMRT,” katanya. "Program ini bertujuan memastikan air minum aman dikonsumsi masyarakat."
Puskesmas juga aktif memberikan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Menurut Sujatmoko, tantangan utama terletak pada perilaku masyarakat. Masih ada warga yang kurang peduli terhadap sanitasi lingkungan.
“Tantangan terbesar adalah perubahan perilaku masyarakat,” ujarnya. "Hal ini membutuhkan peran bersama lintas sektor."
Ke depan, Puskesmas Way Tuba berharap akses air minum dan sanitasi aman dapat tercapai. Kesadaran menjaga lingkungan juga terus ditingkatkan.
“Kami berharap masyarakat menjaga sumber air dan kebersihan lingkungan,” kata Sujatmoko. "Upaya ini penting demi kesehatan bersama."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....