Kemenkes: 70 Persen Pasien Kanker Payudara Terlambat Berobat
- 03 Feb 2026 10:09 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak tujuh puluh persen pasien kanker payudara baru datang berobat saat kondisi sudah lanjut. Padahal, deteksi dini dapat meningkatkan angka kesembuhan secara signifikan.
Kanker payudara ditandai dengan pertumbuhan sel di jaringan payudara yang tidak terkendali. Tanda yang perlu diwaspadai antara lain munculnya benjolan, perubahan tekstur kulit, atau perubahan bentuk payudara yang tidak biasa.
Kemenkes menekankan melalui akun media sosial "ayosehat.kemkes" agar masyarakat tidak menunggu keluhan. Masyarakat didorong segera memeriksakan diri melalui pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) yang tersedia secara gratis di Puskesmas.
"Tidak semua benjolan itu kanker, tapi semua benjolan wajib diperiksa. Yuk, lakukan SADANIS agar hati lebih tenang," tulis Kemenkes dalam pesan edukasinya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk meningkatkan kewaspadaan dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....