Penyakit Gondongan Penyebab Gejala Dan Penanganan
- 01 Nov 2024 10:34 WIB
- Waykanan
KBRN, Way Kanan: Gondongan, atau dalam istilah medis dikenal sebagai mumps, adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus paramyxovirus. Penyakit ini terutama menyerang kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak di bagian sisi wajah, di bawah telinga. Gondongan dapat menular melalui droplet pernapasan, seperti saat batuk atau bersin, serta melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit gondongan ini disebabkan oleh infeksi virus gondong. Virus ini dapat menyebar dengan cepat di lingkungan yang padat, seperti sekolah atau asrama. Selain itu, orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ini kepada orang lain sebelum gejala muncul, yaitu sekitar 1 sampai 2 hari sebelumnya.
Gejala gondongan biasanya muncul 2 sampai 3 minggu setelah terpapar virus. Beberapa gejala yang umum terjadi adalah:
- Pembengkakan kelenjar ludah: Pembengkakan yang paling khas terjadi pada kelenjar parotis, menyebabkan wajah terlihat bengkak dan nyeri.
- Nyeri saat mengunyah atau menelan: Pembengkakan dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat makan.
- Demam: Biasanya demam ringan hingga sedang.
- Kelelahan dan sakit kepala: Banyak penderita melaporkan rasa lelah yang berlebihan dan sakit kepala.
- Nyeri otot: Rasa nyeri dapat dirasakan di berbagai bagian tubuh.
Saat ini, tidak ada pengobatan spesifik untuk gondongan. Penanganan biasanya bersifat suportif, seperti: istirahat yang cukup, minum banyak cairan, obat pereda nyeri, serta kompres hangat atau dingin.
Gondongan adalah penyakit infeksi virus yang dapat menular dan menimbulkan gejala yang cukup mengganggu. Meskipun umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, penting untuk mengenali gejala dan mencari perawatan yang tepat jika diperlukan. Vaksinasi merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dan orang lain dari penyakit gondongan ini. Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala yang mencurigakan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....