BRIN dan Kolaborator: Dokumentasi 10 Anggrek Kunci Perlindungan Habitat

  • 29 Jun 2026 19:39 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN bersama Yayasan Tumbuhan Asli Nusantara, Yayasan Konservasi Biota Lahan Basah, Universitas Samudra, dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berhasil mendokumentasikan 10 spesies anggrek dari Sumatra hingga Nusa Tenggara. Temuan ini menjadi dasar penting bagi upaya konservasi berbasis riset.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman anggrek terbesar di dunia. Namun, eksplorasi alam masih menyisakan banyak spesies yang belum terungkap.

Tim kolaborasi menyatakan bahwa pendokumentasian anggrek penting untuk mendukung konservasi dan perlindungan habitat, menjaga kekayaan biodiversitas Indonesia di masa depan. Penelitian ini juga mengungkap perluasan sebaran Dendrobium teretifolium dari Australia ke Nusa Tenggara Timur dan Anoectochilus papuanus dari Papua ke Jawa Timur.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa eksplorasi alam Indonesia masih menyimpan potensi besar dan harus terus didukung,” demikian pernyataan BRIN.

Spesies yang didokumentasikan antara lain Bulbophyllum nematocaulon, Bulbophyllum sanguineomaculatum, Cleisomeria lanatum, Corybas calopeplos, Corybas holttumii, Acanthophippium bicolor, Anoectochilus papuanus, Dendrobium teretifolium, Bulbophyllum thiuorum, dan Aerides augustiana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....