BRIN: Dua Ngengat Endemik Papua dan Sulawesi Rentan Punah akibat Deforestasi

  • 29 Mei 2026 20:06 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Penemuan dua spesies ngengat endemik baru oleh BRIN di Papua dan Sulawesi menjadi kabar baik bagi biodiversitas Indonesia. Namun, Prof. Rosichon Ubaidillah, periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, mengingatkan bahwa spesies ini sangat rentan terhadap deforestasi dan degradasi habitat.

Glyphodella fojaeensis dari Pegunungan Foja, Papua, dan Chabulina celebensis dari Sulawesi bersifat endemik dengan sebaran terbatas. “Spesies endemik dengan sebaran terbatas sangat rentan terhadap perubahan lingkungan, sehingga perlindungan ekosistem menjadi kunci agar keanekaragaman ini tetap lestari,” ujar Prof. Rosichon.

Penemuan ini bukan sekadar menambah daftar keanekaragaman hayati Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa hutan kita menyimpan kekayaan alam yang perlu dijaga bersama. Menjaga hutan Papua dan Sulawesi berarti menjaga spesies yang belum tentu ada di tempat lain.

Kedua ngengat ini aktif pada malam hari. G. fojaiensis memiliki bercak kuning bulat di sayap depan, sementara C. celebensis memiliki pola garis khas. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Raffles Bulletin of Zoology 2026.

Prof. Rosichon menekankan pentingnya perlindungan ekosistem asli agar keanekaragaman hayati Indonesia tetap lestari untuk generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....