Mikrobia Lokal Gunungkidul Pacu Kualitas Biji Kakao Jadi Cokelat Probiotik

  • 30 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN mengembangkan konsorsium mikrobia lokal hasil isolasi dari fermentasi alami di Gunungkidul. Mikrobia ini mampu meningkatkan kualitas biji kakao sekaligus menghambat jamur Aspergillus niger.

Kelompok Riset Pengembangan Produk Kakao BRIN yang diketuai Titiek Farianti Djaafar bersama anggota Tri Marwati, Ulyatu Fitrotin, dan Anna Fajariyah berhasil mengoptimalkan fermentasi menggunakan yeast Candida famata, bakteri asam laktat Lactobacillus plantarum, dan bakteri asam asetat Acetobacter spp. Konsorsium ini kini tersimpan di FNCC UGM.

“Fermentasi adalah tahap penting yang membentuk rasa dan aroma cokelat. Mikrobia bekerja menghasilkan asam organik serta senyawa aroma seperti ester dan aldehid,” demikian pernyataan dalam unggahan BRIN.

Biji kakao juga kaya flavonoid, teobromin, kafein, magnesium, dan zat besi. Hasil riset ini membuat biji kakao lebih aman, berkualitas, dan siap diolah menjadi produk cokelat inovatif.

BRIN menargetkan produk cokelat lokal memenuhi standar internasional dan mampu bersaing di pasar global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....