Riset BRIN: Anak di Pulau Samosir Terinfeksi Cacing Gelang dan Cambuk

  • 30 Apr 2026 15:54 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN bersama Universitas Sari Mutiara Indonesia dan Texas A&M University meneliti infeksi cacing usus (STH) pada anak sekolah di Pulau Samosir, Sumatera Utara. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Parasite Epidemiology and Control.

Di Simanindo, sekitar 4,8 persen anak terinfeksi STH, semuanya oleh cacing cambuk (Trichuris trichiura). Di Ronggur Nihuta, prevalensi infeksi sekitar 5,9 persen oleh cacing gelang (Ascaris lumbricoides) dan cacing cambuk, baik tunggal maupun kombinasi.

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Bunus Widjaja, menjelaskan bahwa pencegahan infeksi tidak hanya bergantung pada perilaku individu tetapi juga dukungan lingkungan yang sehat. Langkah ini perlu dilengkapi dengan intervensi tambahan, seperti pemberian obat cacing massal yang ditargetkan berdasarkan hasil pemeriksaan tinja, terutama pada anak-anak.

STH adalah kelompok cacing parasit yang hidup di usus manusia dengan siklus hidup memerlukan tanah. Jenisnya meliputi cacing gelang, cacing cambuk, serta cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....