Jamur Morel Rinjani Bisa Dimakan, BRIN Dorong Konservasi untuk Pangan Masa Depan

  • 30 Apr 2026 15:37 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Jamur Morchella rinjaniensis yang ditemukan di Cagar Biosfer Rinjani, Lombok, tidak hanya unik secara ilmiah tetapi juga memiliki potensi sebagai pangan bernilai ekonomi tinggi. BRIN mendorong konservasi berkelanjutan agar jamur ini dapat dikembangkan sebagai sumber pangan ramah lingkungan.

Jamur Morel ini tumbuh di hutan alami dekat aliran air. Sebagai spesies yang dapat dimakan, jamur ini memiliki nilai ekonomi yang menarik. Penemuan ini sejalan dengan program Man and the Biosphere UNESCO yang mengintegrasikan konservasi dengan pemanfaatan berkelanjutan.

Periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Atik Retnowati, menegaskan pentingnya langkah konservasi. Morchella rinjaniensis punya karakter unik yang tidak ditemukan pada jenis Morel lain, baik secara bentuk maupun genetik. Temuan ini penting untuk masa depan riset, konservasi, dan pengembangan budidaya jamur lokal.

Tim peneliti berharap jamur ini bisa dikembangkan menjadi sumber pangan baru yang ramah lingkungan. Hasil penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal internasional Mycobiology.

Dengan ditemukannya jamur Morel tropis pertama di Indonesia, peluang budidaya dan pemanfaatan ekonomi terbuka lebar tanpa mengganggu kelestarian alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....