Kelomang, Penjaga Kecil Laut yang Peka Terhadap Pencemaran

  • 26 Apr 2026 12:19 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Kelomang atau hermit crab ternyata memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Hewan kecil ini sensitif terhadap perubahan lingkungan seperti pencemaran logam berat sehingga dapat menjadi indikator kesehatan laut.

Periset Pusat Riset Oseanografi BRIN, Tyani Fitrian, menjelaskan bahwa kelomang bersifat detritivora atau pemakan sisa organik. “Hal ini membantu menguraikan bahan organik dan mengembalikan nutrisi ke dalam ekosistem,” demikian pernyataan yang dikutip dari akun BRIN.

Kelomang bisa hidup di berbagai habitat, mulai dari zona intertidal hingga laut dalam dengan kedalaman mencapai 727 meter. Sebagian besar hidup di zona litoral, pantai berpasir, terumbu karang, mangrove, dan bebatuan pesisir.

Indonesia telah memiliki data kelomang sejak abad ke-19 dengan lebih dari 200 spesies. Riset terbaru menambahkan spesimen dari tahun 1989 hingga 2024 yang kini disimpan di Museum Zoologicum Bogoriense.

Tyani menambahkan, riset ini membuka peluang baru dalam konservasi laut. Kelomang bukan sekadar hewan pantai biasa, mereka bisa membantu membaca sinyal dari laut sebagai ‘penjaga’ kecil yang memberi tanda jika ekosistem sedang dalam bahaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....