BRIN Ubah Limbah Kulit Bawang Jadi Produk Medis Bernilai Tinggi
- 26 Apr 2026 12:15 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Limbah dapur berupa kulit bawang selama ini diabaikan. Kini BRIN mengubahnya menjadi membran antibakteri yang aman bagi tubuh dan ramah lingkungan, membuka peluang ekonomi sirkular di sektor kesehatan.
Kulit bawang mengandung selulosa berkualitas tinggi yang diolah menjadi serat nano selulosa (CNF). Prosesnya meliputi delignifikasi, bleaching, hidrolisis asam, dan homogenisasi. Hasilnya, CNF meningkatkan kekuatan mekanik membran polimer yang ekonomis.
Dosen Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia BRIN, Bidhari Phatidika, menyatakan bahwa kolaborasi dengan periset India dan Australia membuktikan limbah lokal bisa menjadi solusi global. Membran ini memiliki lima keunggulan: aman bagi tubuh (lebih dari 80 persen sel hidup), biokompatibel, biodegradable, permukaan luas dengan daya serap tinggi, serta dapat dimodifikasi dengan zat antibakteri alami.
Aplikasi medisnya mencakup pembalut luka yang menyerap cairan dan mencegah infeksi, lapisan pelindung pasca operasi, serta saringan medis pada masker atau filter pernapasan.
“Kulit bawang bukan cuma sampah dapur, ternyata bisa jadi komponen kunci membran pelindung tubuh,” demikian unggahan akun BRIN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....