Limbah Sawit Indonesia Berpotensi Hasilkan 1,6 Juta Ton Bioetanol per Tahun
- 26 Apr 2026 11:57 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap potensi besar bioetanol dari biomassa limbah sawit. Dengan jumlah limbah mencapai sekitar 50 juta ton per tahun, Indonesia dapat menghasilkan lebih dari 1,6 juta ton bioetanol generasi kedua (G2) yang tidak bersaing dengan bahan pangan.
Bioetanol yang dihasilkan memiliki tingkat kemurnian hingga 99,5 persen. Inovasi ini merupakan bagian dari Serial Inovasi BRIN ke-75 yang menunjukkan bahwa limbah sawit selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Lewat riset BRIN, limbah ini diolah menjadi bioetanol generasi kedua (G2), sumber energi yang tidak bersaing dengan bahan pangan sekaligus membuka peluang baru dari yang sebelumnya terbuang,” demikian pernyataan dalam unggahan akun BRINPedia.
Limbah sawit yang dimaksud antara lain tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Dengan potensi hingga puluhan juta ton per tahun, sawit bisa menjadi langkah penting menuju energi bersih dan ekonomi sirkular di Indonesia.
BRIN mengembangkan teknologi pengolahan biomassa seperti reaktor delignifikasi dan screw continuous reactor (SCR) agar proses konversi lebih efisien dan berkelanjutan. Inovasi ini membuka peluang transisi energi nasional dari limbah yang selama ini dianggap sisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....