Musim Kemarau Masih Sering Hujan Berikut Penjelasannya

  • 26 Apr 2026 01:40 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan- Mengapa memasuki musim kemarau masih sering hujan? Tentu ini menjadi pertanyaan bagi semua orang. Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung pada unggahan media sosialnya menjelaskan bulan April menjadi fase peralihan musim hujan ke musim kemarau.

Fakta menunjukkan bulan April 7,8 % wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Sehingga wajar jika sebagian wilayah Indonesia lainnya masih turun hujan.

Lebih lanjut BMKG menjelaskan, kemarau dibawa angin monsun Australia, bergerak dari Selatan ke Utara Indonesia.

BMKG memprediksi bulan April hingga Mei wilayah NTT, NTB, Bali, Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami kemarau. Sedangkan bulan Juni sebagian pulau Sumatera dan bulan Juli sebagian pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Menurut BMKG, musim kemarau bukan berarti tidak hujan sama sekali. Batas kemarau adalah saat curah hujan kurang dari 50 mm per 10 harian (satu dasarian), berkelanjutan sampai 3 dasarian berturut-turut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....