Gelombang Rossby Ekuatorial, Pemicu Hujan Ekstrem di Indonesia

  • 31 Mar 2026 16:37 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Hujan ekstrem yang sering melanda Indonesia ternyata dipicu oleh dinamika atmosfer kompleks, salah satunya gelombang Rossby Ekuatorial (ER Waves). Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap peran penting gelombang ini dalam pembentukan awan hujan lebat.

Gelombang Rossby bergerak di sekitar garis khatulistiwa dan dapat bertahan selama 10 hingga 30 hari. Pergerakannya yang relatif lambat memungkinkan awan-awan hujan tumbuh dan berkumpul menjadi lebih besar.

“Ketika gelombang ini melintasi wilayah dengan udara yang sudah lembab, potensi hujan lebat jadi meningkat,” demikian unggahan akun resmi BRIN.

Periset Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Fadli Nauval, menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim tropis memiliki laut hangat, pasokan uap air melimpah, serta bentang alam yang kompleks. Kombinasi ini membuat atmosfer sangat sensitif terhadap gangguan dari gelombang skala besar.

Hujan ekstrem di Indonesia bukan sekadar hasil dari awan yang menumpuk, tetapi dipengaruhi oleh interaksi berbagai fenomena atmosfer. Dalam hitungan jam, hujan lebat dapat memicu banjir, sungai meluap, hingga longsor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....