Dayang Merindu, Keong Darat Endemik Sumatra yang Terinspirasi Legenda Lokal
- 31 Mar 2026 16:30 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN mendeskripsikan spesies baru keong darat dengan nama unik Chamalycaeus dayangmerindu. Penamaan ini terinspirasi dari tokoh legenda Putri Dayang Merindu dalam cerita rakyat Sumatra Selatan.
Berdasarkan legenda, Putri Dayang Merindu dikutuk menjadi batu oleh Si Pahit Lidah karena mengabaikan tegur sapanya. Batu tersebut berada di dalam Gua Putri, sebuah formasi gua karst di Padang Bindu, lokasi ditemukannya spesies keong ini.
Spesies ini memiliki ciri khas cangkang putih mulus berukuran kecil, dengan diameter dan tinggi di bawah 5 milimeter serta tabung sutural pendek dan menggembung. Hingga saat ini, Chamalycaeus dayangmerindu hanya ditemukan di kawasan karst Padang Bindu, Sumatra Selatan.
Periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Ayu Savitri Nurinsiyah, menyatakan bahwa kondisi habitat yang spesifik menjadikan spesies ini rentan terhadap perubahan lingkungan. “Dokumentasi dan publikasi spesies baru menjadi langkah penting dalam menyediakan dasar ilmiah bagi upaya perlindungan biodiversitas Indonesia,” ujarnya.
Kolaborasi riset ini melibatkan berbagai institusi, termasuk Universitas Negeri Surabaya dan Széchenyi István University, Hungaria. Mahasiswa turut berperan melalui program MBKM dan BARISTA BRIN, mendorong regenerasi peneliti di bidang biodiversitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....