BRIN Ciptakan Genteng Komposit dari Limbah Sorgum

  • 31 Mar 2026 15:36 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan genteng komposit berbahan dasar bagas sorgum dan perekat molase. Inovasi ini menawarkan material atap yang lebih ringan, kuat, serta ramah lingkungan.

Bagas sorgum merupakan sisa batang tanaman sorgum setelah diperas, sementara molase diperoleh dari limbah industri gula. Keduanya diproses tanpa menggunakan semen atau perekat sintetis sehingga menghasilkan genteng dengan emisi lebih rendah.

“Genteng konvensional seperti tanah liat atau beton cenderung berat dan mudah pecah, terutama saat gempa,” demikian keterangan dari akun resmi BRIN di Instagram. Riset ini memanfaatkan bahan lokal sekaligus membuka peluang material bangunan berkelanjutan.

Proses pembuatan dimulai dari pencacahan bagas sorgum, pengeringan, pencampuran dengan molase, lalu dicetak dan dikempa panas hingga menjadi genteng. Inovasi ini telah didaftarkan paten dengan nomor P00202203714.

Periset Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Sukma Surya Kusumah, menyebut genteng ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga aman bagi kesehatan. “Keunggulannya ada di kombinasi ringan, kuat, dan berbasis biomaterial,” ujarnya.

Genteng komposit sorgum dinilai cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia. Harapannya, riset ini bisa menjadi solusi hunian yang lebih aman dan hijau ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....