Argo Float Pantau Upwelling di Laut Selatan Jawa
- 29 Mar 2026 22:12 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN menggunakan teknologi Argo Float untuk memantau fenomena upwelling di selatan Jawa. Alat ini mampu merekam suhu, salinitas, dan nutrisi laut secara real-time. Data dikirim setiap 10 hari melalui satelit.
Periset BRIN Widodo S. Pranowo menjelaskan, Argo Float mengapung di kedalaman 1.000–2.000 meter. “Setiap periode tertentu, alat ini naik ke permukaan dan mentransmisikan data,” ujarnya. Teknologi ini memungkinkan prediksi produktivitas laut akurat.
Data dari Argo Float menunjukkan peningkatan klorofil di perairan selatan Jawa sejak April 2026. Puncak konsentrasi fitoplankton diprediksi terjadi Juli–Agustus. Informasi ini sangat berharga bagi nelayan dan pengelola perikanan.
Kolaborasi dengan lembaga internasional seperti CSIRO Australia terus dilakukan. Namun, BRIN kini mulai mengembangkan Argo Float buatan dalam negeri. Biaya produksi diharapkan lebih murah dan mudah dirawat.
Dengan pemantauan canggih, potensi laut Indonesia tidak lagi misterius. Nelayan bisa mengetahui zona tangkap ikan paling subur. Inovasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim berbasis sains.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....