Jaring Berbenih Cegah Erosi Tebing Jalan

  • 29 Mar 2026 21:40 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Pembukaan jalan baru kerap meninggalkan tebing terjal yang rawan erosi dan longsor. Tanah terbuka mudah tergerus hujan, sementara revegetasi sulit dilakukan. BRIN menjawab tantangan itu dengan teknologi jaring berbenih atau Seed Net.

Peneliti Pusat Riset Ekologi BRIN, Enny Widyati, mengatakan Seed Net dirancang untuk menahan tanah sekaligus menumbuhkan vegetasi. “Jaring ini membawa benih yang dibalut carrier khusus,” ujarnya. Carrier tersebut menjaga viabilitas benih agar tetap hidup di tebing curam.

Teknologi ini menggunakan benih multistrata, mulai dari herba, perdu, hingga pohon. Setiap jenis tanaman diatur jaraknya sesuai fungsi perkuatan lereng. Akar yang kuat dan akar permukaan lateral mampu memperkuat struktur tanah.

Seed Net telah diuji coba di ruas tol Mojokerto-Jombang. Riset ini kerja sama BRIN, FMIPA Universitas Negeri Malang, dan PT Marga Harjasa Infrastructure. “Penerapannya diharapkan mempercepat pemulihan lahan kritis pasca pembukaan jalan,” kata Enny.

Selain menahan tanah, jaring ini mempercepat kolonisasi tumbuhan. Hasilnya, biodiversitas meningkat dan tutupan lahan pulih lebih cepat. Mitigasi erosi pun lebih efektif dibanding biotekstil biasa.

BRIN terus memantau uji coba di lapangan. Jika berhasil, teknologi ini akan direkomendasikan ke kementerian terkait. Masyarakat pun bisa lebih aman dari risiko longsor di sepanjang jalan baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....