BRIN Kembangkan Kemasan dari Pelepah Pisang, Tantangan Ketahanan Cairan
- 29 Mar 2026 21:22 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Setelah sukses dengan pelepah pinang, tim periset BRIN kini mengembangkan kemasan dari pelepah pisang. Teknologi yang digunakan sama, yaitu serat alami lignoselulosa. Namun, ada tantangan ketahanan terhadap cairan.
Periset BRIN Sukma Surya Kusumah menjelaskan, pelepah pisang melimpah di kebun. Sayangnya, kemasan dari pelepah pisang belum tahan cairan. “Durabilitasnya masih rendah dibanding plastik, dan biasanya hanya sekali pakai,” katanya.
Tim peneliti pun mencari solusi berupa pelapis alami. Mereka merendam pelepah pisang dalam larutan kitosan satu persen selama 30 menit. Setelah ditiriskan, pelepah dipress menjadi kemasan yang lebih tahan.
Potensi bahan baku tidak hanya dari pinang dan pisang. Serat nanas, batang jagung, dan kulit jagung juga bisa digunakan. Dengan demikian, limbah pertanian memiliki nilai ekonomi baru.
Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN terus menguji ketahanan wadah terhadap minyak dan air. Targetnya, kemasan bisa dipakai ulang beberapa kali. Jika berhasil, produk ini akan bersaing dengan plastik sekali pakai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....