Strategi Dakwah Sunan Kalijaga

  • 07 Des 2025 16:07 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan; Dakwah Sunan Kalijaga menekankan pendekatan kultural dan adaptasi dengan kearifan lokal, memanfaatkan kesenian.

"Kesenian wayang kulit dan tembang suluk untuk menyampaikan ajaran islam secara persuasif, komunikatif dan akomodatif. Sehingga memudahkan masyarakat Jawa untuk menerima dan mendalami Islam," tulis bimasislam Kemenag RI dalam unggahannya.

Adapun strategi dakwah yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga sebagai berikut

1. Dakwah melalui kekuasaan dan kerajaan

Memanfaatkan posisi Raden Patah sebagai pendiri kesultanan Demak Bintara, dan dijadikan pusat dakwah Islam di Jawa. Membangun masjid Agung Demak sebagai simbol penyebaran Islam.

2. Dakwah melalui budaya dan seni

Menyampaikan ajaran Islam melalui wayang, gamelan, seni ukir, seninsuara tembang. Nilai-nilai Islam disisipkan ke dalam tokoh, cerita, dan pertunjukan seni. Tokoh wayang ditafsirkan sebagai simbol ajaran moral Islam.

3. Dakwah melalui pendidikan dan pengajaran

Raden Patah bersama Walisongo mendidik masyarakat melalui pengajian, syair, tembang dan kisah-kisah islami. Membangun masjid Demak sebagai simbol penyebaran Islam.

4. Prinsip dakwah Walisongo

Menyelaraskan ajaran Islam dengan budaya lokal (inkulturasi). Dakwah dilakukan secara damai, persuasif, dan kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....