Fokus Optimalisasi Aset dan Pengendalian Inflasi

  • 01 Sep 2026 22:40 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus memperkuat efektivitas tata kelola pemerintahan dengan memprioritaskan tiga isu krusial daerah, yakni optimalisasi aset, pengendalian inflasi, serta pembenahan sistem pengelolaan sampah. Kebijakan strategis ini diarahkan untuk mendongkrak kemandirian fiskal daerah sekaligus menjaga stabilitas kesejahteraan sosial masyarakat di Kota Sai Wawai.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menegaskan bahwa jajaran birokrasi harus lebih proaktif dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD).

"Pemerintah Kota Metro memiliki banyak aset terutama di lingkungan pasar dan pertokoan yang harus kita optimalkan untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah," ujarnya., Selasa, 1 September 2026.

Ia mengatakan, selain optimalisasi aset komersial daerah, Sekda juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok guna mengantisipasi gejolak inflasi yang dapat menurunkan daya beli masyarakat. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta untuk terus memantau pergerakan harga di pasar secara berkala serta menggencarkan langkah intervensi konkret melalui operasi pasar murah.

Ia menambahkan, sektor kebersihan dan pengelolaan sampah turut menjadi sorotan utama dalam arahannya agar penanganan limbah perkotaan berjalan lebih modern dan terintegrasi. Pemkot Metro mendorong penguatan sistem pemilahan sampah dari tingkat hulu melalui optimalisasi Pusat Pendaurulangan Ulang (PDU) demi menciptakan lingkungan yang bersih dan bernilai ekonomis.

Ia berharap, melalui sinergi lintas sektor yang komprehensif ini, dapat diselesaikan secara bertahap dan terukur dan angkah terpadu tersebut mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas tinggi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin akuntabel dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....