Bulog Metro Serap 40 Ribu Ton Gabah

  • 03 Jul 2026 20:32 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kantor Cabang Perum Bulog Metro mencatat realisasi penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani hingga awal Juni 2026 telah menembus angka sekitar 40 ribu ton. Pencapaian ini bersumber dari tiga wilayah kerja utama Bulog Metro, meliputi Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Kantor Cabang Bulog Metro, Ferdian D. Atmaja menjelaskan bahwa penyerapan gabah massal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras nasional.

"Total serapan gabah kering panen yang telah kami lakukan sampai saat ini mencapai sekitar 40 ribu ton GKP," ujarnya, Jumat, 3 Juli 2026.

Ferdian memaparkan bahwa serapan gabah dari wilayah Kota Metro tercatat sebesar 1.400 ton GKP. Sementara itu, Kabupaten Lampung Tengah menyumbang sebanyak 19.400 ton GKP, dan Kabupaten Lampung Timur menjadi kontributor terbesar dengan menyerap sekitar 19.700 ton GKP.

Menurutnya, angka-angka tersebut menunjukkan tingginya partisipasi aktif para petani dalam menyukseskan program penyerapan gabah pemerintah yang dijalankan oleh Bulog bersama para mitra di lapangan.

Selain fokus menyerap hasil panen, Ferdian juga memastikan bahwa ketersediaan stok beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini dalam kondisi yang sangat aman. Ketersediaan ini dijamin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung berbagai program pemerintah ke depan.

Dirinya memastikan target pengadaan gabah dan beras untuk tahun 2026 dapat terealisasi sepenuhnya, terlebih aktivitas panen di sejumlah wilayah sentra produksi padi di Provinsi Lampung masih terus berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....