Harga Plastik di Metro Melejit akibat Konflik Global

  • 11 Mei 2026 21:21 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pedagang plastik di Kota Metro, mengeluhkan lonjakan harga plastik yang kian tak terkendali.

Kenaikan harga mencapai dua kali lipat dari harga normal, yang dipicu oleh ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Salah satu pemilik toko plastik, Egi mengatakan, lonjakan harga terjadi pada hampir semua jenis produk, mulai dari kantong plastik (kresek), plastik kemasan makanan, hingga plastik pembungkus es.

Dirinya menambahkan, Kondisi ini membuat para pelanggan, yang mayoritas adalah pedagang kuliner dan UMKM di Metro, terpaksa mengurangi jumlah pembelian. Hal ini berdampak langsung pada omzet harian para penjual plastik yang mengalami penurunan signifikan.

"Kenaikannya luar biasa tinggi, sekarang harganya sudah sampai dua kali lipat dari biasanya. Ini kenaikan yang cukup berat bagi kami pedagang maupun konsumen," ungkap Egi, Senin 11 Mei 2026.

Menurut Egi, berdasarkan informasi yang didapat dari pihak distributor, meroketnya harga plastik ini berkaitan erat dengan memanasnya konflik di Timur Tengah. Situasi tersebut berdampak pada kenaikan harga minyak mentah dunia yang merupakan bahan baku utama bijih plastik.

Selain faktor bahan baku,

Dia menjelaskan terdapat gangguan jalur logistik di wilayah global akibat konflik tersebut yang juga memicu kenaikan biaya angkut atau ekspedisi.

Egi berharap pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan untuk memantau rantai distribusi. Ketidakpastian harga ini dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga barang konsumsi lainnya yang menggunakan kemasan plastik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....