Sudarsih Ubah Sampah Jadi Berkah Ekonomi Warga

  • 23 Apr 2026 08:40 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Berawal dari keprihatinan terhadap tumpukan sampah rumah tangga yang tidak terkelola, Sudarsih, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Rejomulyo, mengubah limbah yang tak dilirik menjadi produk bernilai jual tinggi.

Penggerak Bank Sampah, Sudarsih mengatakan, mengajak ibu-ibu di kelurahan untuk dapat menabung sampah anorganik di bank sampah.

Dirinya menjelaskan, melalui konsep ekonomi sirkular, sampah yang dikumpulkan warga tidak hanya ditimbang dan dijual mentah, tetapi sebagian besar diolah kembali (upcycling) menjadi berbagai produk kerajinan kreatif.

"Menjadi Kartini masa kini berarti harus berani mengambil peran. Kami mengajak masyarakat untuk berdaya. Sampah bukan lagi musuh, tapi kawan yang bisa membantu dapur tetap mengepul," ujarnya, 21 April 2026.

Dirinya menambahkan, hasil penjualan produk-produk kemudian dikembalikan kepada warga dalam bentuk tabungan atau bantuan sosial. Hal ini secara signifikan membantu perekonomian keluarga di Kelurahan Rejomulyo, sekaligus memastikan lingkungan pemukiman tetap bersih dan sehat.

Dirinya berharap, perayaan hari Kartini dapat mendorong wanita di kelurahannya untuk dapat menjadi wanita yang tangguh dan berdayasaing.

Momen perayaan Hari Kartini setiap tanggal 21 April seringkali identik dengan seremoni pakaian adat. Namun, bagi Sudarsih, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Rejomulyo, esensi Kartini adalah tentang kemandirian dan keberdayaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....