Hadapi Kemarau Panjang, BPBD Metro Siapkan Langkah Preventif

  • 20 Apr 2026 20:05 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro mulai melakukan langkah mitigasi di sejumlah titik yang dinilai rawan bencana kekeringan.

Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi akan berdampak pada ketersediaan air bersih dan potensi kebakaran lahan.

PLT Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro, Renan Joko Sajarwo menyatakan, pemetaan wilayah rawan merupakan prioritas utama dalam fase kesiapsiagaan ini. Dirinya menambahkan, Pihaknya berupaya memastikan bahwa dampak dari kemarau panjang dapat diminimalisir melalui langkah-langkah preventif yang terukur.

"Kami telah menginstruksikan personel untuk melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan sarana prasarana pendukung, seperti tangki air bersih, dalam kondisi siap pakai," ujar pihak BPBD dalam keterangannya, Senin 20 April 2026.

Dirinya menjelaskan, Berdasarkan data lapangan, BPBD telah mengidentifikasi beberapa wilayah di Kota Metro yang secara historis sering mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba. Selain kekeringan, fokus utama lainnya adalah pengawasan terhadap lahan-lahan kosong yang rentan mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dirinya menambahkan BPBD juga terus bersinergi dengan BMKG untuk mendapatkan data terkini mengenai pergerakan suhu dan curah hujan di wilayah Lampung, khususnya Kota Metro. BPBD mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, menghindari aktivitas pembakaran sampah di lahan terbuka secara sembarangan dan segera melaporkan jika terjadi penurunan debit air yang signifikan di lingkungan tempat tinggal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....