Solusi Hemat Lahan, Kementan Sarankan Tomat

  • 30 Des 2025 10:32 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Menjawab tantangan ketersediaan lahan sempit, Kementerian Pertanian (Kementan) merekomendasikan sistem hidroponik untuk budidaya tomat. Teknik ini dinilai cocok bagi masyarakat perkotaan atau pemula yang ingin memulai kegiatan bercocok tanam dengan modal terbatas.

Tomat dipilih karena termasuk tanaman yang relatif mudah dibudidayakan secara hidroponik dan memiliki nilai konsumsi harian yang tinggi. Dengan sistem ini, hasil panen bisa dinikmati sendiri sehingga mengurangi ketergantungan pada pasar dan menghemat pengeluaran.

Kementan memaparkan tahapan praktisnya, dimulai dari persiapan benih, media tanam (seperti rockwool atau sekam bakar), hingga perawatan rutin yang meliputi pemberian nutrisi dan pengontrolan pH air. Periode panen biasanya terjadi dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Selain kepuasan memanen sendiri, keunggulan lain sistem hidroponik adalah penggunaan air yang jauh lebih efisien, minimnya risiko hama tanah, serta hasil panen yang lebih bersih dan sehat karena tidak menggunakan pestisida kimia.

Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye Kementan untuk memperkenalkan pertanian modern yang adaptif, sekaligus mengajak anak muda melek teknologi pertanian melalui konten edukatif di media sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....