Harmoni Budaya dan Agama dalam Pernikahan Indonesia
- 29 Mar 2026 15:40 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan- Bulan ramadan telah usai, saat ini adalah bulan syawal. Pada bulan Syawal, banyak masyarakat melangsungkan pernikahan dengan berbagai tradisi.
Tradisi pernikahan seringkali menimbulkan perdebatan dengan alasan menyulitkan, ada pula yang berpendapat tradisi pernikahan sebagai bentuk syukur.
Mengutip akun resmi media sosial syiar budaya Islam Kemenag RI, hal terpenting pernikahan dalam Islam adalah memenuhi syarat dan rukun nikah.
Tradisi bukan syarat dan rukun nikah, tetapi merupakan cara masyarakat untuk menyampaikan makna dan doa.
Islam membolehkan tradisi jika tidak memberatkan, tidak melanggar syariat dan tidak menghilangkan nilai ibadahnya.
Beberapa tradisi yang memiliki makna dan nilai Islam yaitu siraman pada adat Jawa. Siraman sebagai simbol kebersihan dan kesucian, sehingga pengantin bersih dalam pikiran, hati dan tindakan.
Tradisi Itat Linto pada pernikahan suku Aceh, mencerminkan persaudaraan antar dua keluarga serta pemberian mahar sebagai simbol tanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....