Siasat Jitu, Jual Busana Melalui Komunitas
- 06 Jul 2026 17:08 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG — Menentukan target pasar yang spesifik menjadi kunci sukses bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah ketatnya persaingan industri mode saat ini.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Faiza, seorang produsen busana buatan tangan (handmade) yang memanfaatkan momentum kegiatan komunitas line dance untuk meningkatkan peluang bisnis.
Dirinya mengungkapkan, memilih lokasi berjualan langsung di sela-sela kegiatan komunitas tersebut yang kerap digelar di Bandar Lampung.
Menurutnya, dengan hadir langsung di tengah-tengah kegiatan komunitas atau arena acara merupakan strategi paling efektif untuk mempertemukan produk dengan konsumen yang tepat guna meningkatkan daya tarik.
"Jika kita berjualan di tempat yang umum, peminatnya acak. Namun, jika kita masuk ke acara khusus seperti perkumpulan dansa lajur ini, peluangnya jauh lebih besar karena para pesertanya di Bandar Lampung memang sangat antusias dan membutuhkan pakaian yang seragam, nyaman, sekaligus modis saat menari," ujarnya, Minggu 5 Juli 2026.
Dirinya mengungkapkan, Busana buatan tangan diperuntukkan khusus untuk meningkatkan daya tarik serta rasa percaya diri para pesertanya saat tampil di lantai dansa.
Dirinya menambahkan, Pilihan mode yang unik, bahan yang menyerap keringat, serta sentuhan personal khas buatan tangan membuat pakaian ini langsung memikat perhatian komunitas penari yang didominasi oleh kaum ibu tersebut.
Dari segi harga, Faiza mematok produknya di kisaran Rp100.000 hingga Rp200.000 per potong. Harga yang relatif terjangkau ini menjadikannya pilihan pakaian yang menarik, terutama bagi anggota komunitas di Lampung yang ingin tampil kompak tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Meskipun aktif melakukan promosi tatap muka dan membawa contoh produk ke berbagai acara komunitas di Kota Tapis Berseri ini, Faiza menjelaskan untuk proses transaksi dan operasional usaha masih berjalan secara dalam jaringan (daring).
Strategi kombinasi antara promosi luar jaringan (luring) di acara komunitas dengan sistem penjualan daring ini dinilai sangat efektif bagi pelaku UMKM kreatif di Bandar Lampung. Selain menghemat biaya sewa toko fisik, metode jemput bola ini terbukti mampu membangun kedekatan emosional dan kepercayaan yang kuat antara penjual dan komunitas sebagai pelanggan setia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....