Harga Plastik Naik, UMKM Siasati Porsi tanpa Naikkan Harga
- 15 Apr 2026 11:31 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Kenaikan harga plastik berdampak langsung pada pelaku UMKM di Kabupaten Way Kanan. Kebutuhan kemasan seperti kresek, standing pouch, dan cup mengalami lonjakan harga. Kondisi ini memaksa pelaku usaha memutar strategi agar tetap bertahan. Rabu, 15 Aril 2026.
Pelaku UMKM, Dewi mengaku kenaikan harga kemasan sangat memengaruhi biaya produksi. Ia menyebut lonjakan harga plastik terjadi dalam waktu singkat. Hal itu membuat modal usaha ikut bertambah.
“Kenai kan harga plastik benar-benar memengaruhi kami sebagai penjual UMKM. Kresek, standing pouch, dan cup naiknya tinggi sekali,” ujarnya.
Menurut Dewi, tambahan biaya kemasan membuat keuntungan usaha semakin menipis. Ia harus mencari cara agar tidak menaikkan harga jual. Langkah itu diambil agar pembeli tidak beralih.
“Kalau modal bertambah, untung kami jadi lebih sedikit. Kami takut kalau harga dinaikkan, pembeli jadi tidak mau beli,” katanya.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, Dewi memilih menyesuaikan isi produk. Pengurangan dilakukan sedikit tanpa mengubah harga jual. Strategi ini dinilai lebih aman bagi kelangsungan usaha.
“Strateginya, isi kami kurangi sedikit, tapi tidak banyak. Itu supaya harga tetap sama,” ucapnya.
Dewi mencontohkan pada produk cimol yang dijualnya setiap hari. Ukuran cimol dibuat sedikit lebih kecil dari sebelumnya. Penyesuaian dilakukan tanpa mengurangi minat pembeli.
“Seperti cimol yang saya jual, ukurannya saya kecilkan sedikit. Itu cara kami bertahan,” ujarnya.
Ia berharap harga bahan kemasan kembali stabil. Menurutnya, kestabilan harga sangat penting bagi pelaku UMKM kecil. Dengan begitu, usaha tetap berjalan tanpa harus merugikan konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....