Pelaku UMKM Keluhkan Mahalnya Harga Plastik

  • 04 Apr 2026 23:34 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Metro mengeluhkan lonjakan harga bahan pendukung, khususnya produk plastik kemasan dan kertas bungkus.

Kenaikan memaksa para pedagang untuk menyesuaikan harga jual guna menutupi biaya operasional yang kian membengkak.

Salah satu pelaku usaha, Febri Ramadani mengatakan, kenaikan harga ini terjadi secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, plastik kemasan dan kertas bungkus merupakan komponen vital yang tidak bisa dipisahkan dari usahanya.

Menurutnya, kenaikan harga produk turunan plastik dan kertas ini mencapai kisaran 15% hingga 20% dari harga normal yang mana kondisi ini menjadi beban tambahan di tengah fluktuasi harga bahan pangan seperti beras dan minyak goreng yang belum sepenuhnya stabil.

"Saat ini harga plastik kemasan dan kertas bungkus naik cukup signifikan. Padahal itu kebutuhan dasar kami setiap hari untuk membungkus pesanan pelanggan," ujar Febri saat ditemui di lokasi usahanya, Jumat 3 April 2026.

Febri mengungkapkan terpaksa menaikkan harga porsi nasi uduk agar tidak mengalami kerugian.

Dirinya berharap Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan dapat melakukan pemantauan stok dan stabilitas harga bahan pendukung industri ini.

Berdasarkan pantauan di pasar, tren kenaikan harga produk plastik dipengaruhi oleh naiknya biaya logistik dan harga bahan baku bijih plastik global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....