Ecoprint Way Kanan Tembus Pasar Melalui Produk Hijau

  • 18 Mar 2026 12:16 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Industri wastra (kain tradisional) di Kabupaten Way Kanan semakin meningkat dengan hadirnya teknik ecoprint yang ramah lingkungan.

Produk kerajinan tidak hanya mengandalkan kreativitas individu, tetapi juga mulai mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).

Pengrajin ecoprint asal Baradatu, Winda Darmayanti, mengungkapkan teknik ecoprint mampu mengubah dedaunan dan bunga menjadi motif kain yang bernilai ekonomi tinggi. Produk yang dihasilkan kian beragam, mulai dari tas, jilbab, baju, hingga tote bag.

Winda menambahkan, kegiatan juga mendorong meningkatkan keterampilan kepada generasi muda sebagai bentuk edukasi life skill.

Dirinya berharap sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dapat terus berjalan beriringan.

"Kami fokus mengembangkan kreativitas dengan bahan alami. Selain dipasarkan di Baradatu dan wilayah Way Kanan lainnya, kami juga sudah merambah media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.

Kepala Dinas Perindustrian Way Kanan, Riva Adi Chandra, mengatakan, dalam mendukung para pelaku usaha, Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus berupaya memperkuat ekosistem industri wastra di Way Kanan.

Menurutnya, Dukungan diwujudkan melalui berbagai program pelatihan teknik produksi, fasilitasi legalitas usaha, hingga promosi pada pameran-pameran tingkat daerah maupun nasional.

Dirinya, menilai industri ecoprint memiliki potensi besar untuk menjadi produk unggulan daerah yang selaras mengenai produk hijau (green product).

"Saya berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik dan dapat mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh," ungkapnya.

Dirinya berharap dapat membantu para pengrajin dalam meningkatkan standarisasi mutu produk agar mampu bersaing di pasar ekspor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....