Pemkot Metro Perkuat Pemahaman Data Bansos
- 10 Sep 2026 18:23 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengambil langkah strategis guna memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat agar benar-benar tepat sasaran. Langkah tersebut direalisasikan melalui penguatan pemahaman mendalam mengenai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta sistem pengelompokan desil kesejahteraan penduduk.
Walikota Metro, Bambang Iman Santoso turut mengantisipasi adanya dinamika serta potensi kendala di lapangan, seperti ketidaksesuaian data warga dengan kondisi faktual. Menyikapi hal tersebut, pemerintah menyiapkan mekanisme sanggah agar kualitas penyaluran semakin akuntabel. Terkait hal ini, pihak berwenang menegaskan,
| Baca juga: Tekab 308 Polres Metro Perkuat Soliditas |
“Apabila data DTSEN itu tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya, masyarakat dapat mengajukan usulan atau sanggahan untuk dilakukan verifikasi.” Ujarnya. Kamis, 10 September 2026
Ia mengatakan, sosialisasi dan koordinasi intensif ini melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Sosial setempat untuk menyamakan persepsi di tingkat aparatur. Pemahaman yang seragam mengenai basis data ini dinilai krusial agar instansi pemerintah dapat memetakan kelompok masyarakat yang paling berhak menerima uluran tangan negara secara objektif.
Ia menambahkan bahwa DTSEN berfungsi sebagai basis data utama yang menggambarkan kondisi riil sosial-ekonomi masyarakat secara komprehensif. Pengelompokan desil sendiri digunakan untuk memeringkat tingkat kesejahteraan penduduk dari desil terbawah hingga tertinggi, sehingga program intervensi pemerintah memiliki acuan valid.
Ia berharap melalui optimalisasi pengolahan data yang terintegrasi ini, distribusi berbagai program kesejahteraan sosial ke depan semakin akuntabel. Kebijakan tersebut sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari komitmen nasional dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik yang efektif dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....