KPK Perkuat Pengawasan Pencegahan Korupsi di Metro

  • 06 Sep 2026 13:49 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia memperketat langkah pengawasan dan pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Fokus utama pengarahan ini difokuskan pada sektor tata kelola perencanaan daerah, sistem penganggaran, hingga proses pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Rapat koordinasi strategis yang digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan hukum. Langkah preventif ini sekaligus berfungsi menutup celah serta ruang yang berpotensi memicu terjadinya praktik penyelewengan anggaran. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengoptimalkan pengawasan internal demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan transparan.

"Kami menyambut baik arahan dan pendampingan dari KPK RI guna memastikan setiap alokasi program, mulai dari perencanaan hingga pengadaan barang dan jasa, berjalan akuntabel tanpa celah penyimpangan," ujarnya, Jumat 4 September 2026.

Ia mengatakan, tim dari lembaga antirasuah juga mendorong penguatan peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) agar lebih optimal dalam mengawal program pembangunan. Pengawasan melekat ini dinilai krusial untuk mendeteksi dini berbagai potensi risiko penyalahgunaan wewenang di setiap satuan kerja perangkat daerah.

Ia menambahkan, evaluasi berkala ini diharapkan mampu meningkatkan skor pencegahan korupsi terintegrasi serta membangun budaya kerja birokrasi yang berintegritas tinggi di Kota Metro. Komitmen bersama antara eksekutif dan lembaga pengawas menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih melayani masyarakat.

Ia berharap, sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan KPK akan terus diintensifkan melalui pemantauan ketat terhadap pelaksanaan program-program prioritas daerah dan langkah ini diyakini mampu mendongkrak kepercayaan publik sekaligus menjamin kualitas pelayanan serta pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....