Pemkot Metro Tata Ulang Car Free Day
- 09 Agt 2026 19:28 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan penataan ulang terhadap pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD) di wilayah setempat. Kebijakan strategis ini diambil guna memprioritaskan faktor keamanan dan kenyamanan pengunjung, serta mengoptimalkan ruang bagi pemberdayaan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Metro, Ardah menjelaskan bahwa penataan ulang tersebut mencakup pengaturan zonasi pedagang kaki lima dan jalur evakuasi.
"Penataan ini kami lakukan agar aktivitas masyarakat yang berolahraga tetap nyaman, sementara para pelaku UMKM juga bisa berjualan secara tertib tanpa menimbulkan kemacetan atau mengganggu fasilitas umum," Ujarnya. Minggu, 9 Agustus 2026
Ia mengatakan, langkah evaluasi dan penataan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat serta para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. Melalui zonasi yang baru, para pelaku UMKM lokal kini mendapatkan tempat yang lebih representatif untuk memasarkan produk kuliner maupun kerajinan tangan mereka kepada ribuan pengunjung yang hadir setiap akhir pekan.
Ia menambahkan, selain aspek penataan pedagang, Pemkot Metro juga memperketat pengawasan terhadap kebersihan lingkungan selama kegiatan CFD berlangsung. Petugas kebersihan bersama unsur Satpol PP dikerahkan secara aktif untuk mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan fasilitas publik serta mengelola sampah mandiri di titik-titik keramaian.
Ia berharap melalui pembenahan yang konsisten ini, tradisi Car Free Day dapat bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif, bersih, dan aman. Program ini diyakini mampu mendongkrak perputaran roda ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan indeks kebahagiaan warga Kota Metro secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....