29 Guru Honorer Kota Metro Terhapus dari Dapodik

  • 06 Agt 2026 17:32 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Sebanyak 29 guru honorer di Kota Metro, Lampung, harus meratapi nasib lantaran data diri mereka mendadak terhapus dari sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Penghapusan nama dari database Kementerian Pendidikan berdampak langsung terhadap keberlanjutan profesi serta hak mengajar para pendidik non-ASN.

Salah satu perwakilan guru honorer, Heni mengatakan, pemutusan data ini terjadi tanpa adanya pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu dari dinas terkait.

Menurutnya, Kebijakan tersebut dinilai sangat merugikan mengingat para guru honorer telah memberikan dedikasi tinggi meski menerima honorarium yang relatif minim.

Dirinya menambahkan, Hilangnya data Dapodik secara sepihak ini juga memupuskan harapan para guru untuk dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dirinya berharap ada penjelasan transparan serta solusi konkret agar hak-hak mengajar mereka dapat dikembalikan seperti sediakala.

"Pemutusan kerja ini menjadi kemunduran bagi guru yang telah mengabdi lama dan akan berencana mengikuti penerimaan pegawai," Ungkapnya, Rabu 5 Agustus 2026.

Menanggapi persoalan tersebut, para guru honorer telah berupaya melakukan aduan dan audiensi ke instansi Pemerintah Kota Metro.

Langkah diplomasi ditempuh guna meminta kejelasan mengenai alasan teknis maupun administratif di balik penghapusan data Dapodik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....