Pedagang Bendera Bandar Lampung Keluhkan Sepinya Pembeli
- 06 Agt 2026 17:31 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Penjualan bendera Merah Putih di Kota Bandar Lampung mengalami penurunan signifikan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Meskipun para pedagang musiman telah menyediakan beragam model dan variasi ukuran, angka penjualan tetap stagnan akibat makin maraknya perdagangan secara daring (online).
Seorang pelaku usaha konveksi dan atribut kemerdekaan di Bandar Lampung, Yunus, mengungkapkan bahwa lesunya penjualan di lapak fisik sangat terasa dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, penetrasi produk dari luar daerah yang dijual di platform e-commerce dengan harga jauh lebih murah menjadi faktor utama tergerusnya minat pembeli lokal.
Dirinya mengajak masyarakat untuk kembali memberdayakan para pedagang lokal di sekitar dengan membeli langsung dari pedagang pinggir jalan tidak hanya membantu perekonomian warga setempat, tetapi juga memastikan kualitas bahan dapat diperiksa secara langsung sebelum dibeli.
"Tahun ini persaingan makin berat karena pasar online. Padahal kami sudah menambah berbagai variasi, mulai dari bendera standar, umbul-umbul, hingga dekorasi background bahan tekstil yang lebih modern untuk menarik minat pembeli," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.
Senada dengan Yunus, Ropik, salah satu pedagang musiman mengaku jumlah pembeli yang datang ke lapaknya turun drastis.
Dirinya mengatakan, Beragam inovasi bentuk dan motif yang di jajarkan belum mampu mengimbangi kemudahan serta promo harga yang ditawarkan toko-toko online.
Dirinya berharap variasi produk yang lengkap ini bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk membeli secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....