Ikhtiar Doa dan Tawakal Tiga Serangkai Tak Terpisahkan

  • 08 Okt 2025 18:56 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Ikhtiar tidak berdiri sendiri. Ia adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari doa dan tawakal. Sehingga ketiganya harus berjalan beriringan dan seimbang

Penyuluh agama Kabupaten Way Kanan, Edi Suprianto mengatakan Ikhtiar berasal dari bahasa arab artinya memilih, melakukan yang terbaik untuk dunia dan akhirat.

Secara istilah, lanjut Edi ikhtiar diartikan sebagai usaha yang sungguh-sungguh dan maksimal yang dilakukan oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan, dengan menggunakan segala kemampuan dan potensi yang dimilikinya, sesuai dengan syariat agama.

"Setelah ikhtiar hendaknya kita berserah diri kepada Allah.swt Karena tanpa tawakal manusia akan sombong kepada Allah.swt," kata Edi.

Ia menjelaskan, untuk mengiringi setiap usaha dengan memohon pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT, karena pada hakikatnya hanya Allah SWT yang memiliki kekuasaan penuh atas segala sesuatu.

"Doa adalah bentuk penghambatan dan permohonan kita kepada Allah SWT berfungsi sbgi penghubung spiritual antara manusia dengan Allah.swt. Doa inilah yang bisa mengubah takdir muallaq kita. Setelah berikhtiar dan berdoa, kita menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada ketetapan Allah SWT," ucapnya.

Edi menegaskan Sikap tawakal akan menjauhkan manusia dari rasa sombong jika berhasil dan rasa putus asa jika belum berhasil.

Tanpa ikhtiar, takdir hanya menjadi pembenaran untuk kemalasan. Tanpa tawakal, ikhtiar dapat berujung pada kelelahan, stres berlebihan, dan perasaan gagal yang mendalam ketika hasil tidak sesuai harapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....