Takdir Mubram dan Takdir Muallaq

  • 04 Okt 2025 14:36 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Penyuluh agama islam Way Kanan, Edi Suprianto mengatakan takdir secara bahasa adalah akhir dan batas terhadap sesuatu. Takdir adalah mengetahui kadar atau batasnya.

"Tiada sesuatu yang menimpa dirimu selain telah dituliskan oleh Allah swt. Sebelum kita lahir sudah Allah tulis rezeki, umur dan amalnya," kata Edi Suprianto.

Edi menjelaskan, Takdir dibagi menjadi dua yaitu takdir mubram dan takdir muallaq. Takdir mubram adalah takdir yang tidak bisa diubah dengan doa dan usaha. Seperti kematian, kelahiran, jenis kelamin, atau hukum alam (gravitasi).

"Takdir mubram mengajarkan kita kepasrahan hati (tawakal) pada Allah SWT. Menjadi sumber ketenangan batin, karena kita tahu ada hal besar diluar jangkauan kita," kata Edi Suprianto.

Sedangkan takdir muallaq lanjut Edi, ialah takdir akdir yang bisa diubah oleh ikhtiar atau usaha. Mislanya kekayaan, kesehatan, kecerasan dan lain sebagainya. Tajdir muallaq mengajarkan manusia untuk senantiasa berikhtiar kepada Allah.swt.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....