Mencontoh Ketaatan Nabi Ibrahim AS

  • 05 Jun 2025 06:39 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Perwakilan MGMP Guru PAI SMP Way Kanan, Benhur Ismail dalam program mutiara pagi RRI SP Way Kanan menyampaikan kisah Nabi Ibrahim AS. Kamis, (5/6/2025).

Ia menjelaskan Nabi Ibrahim AS adalah seorang nabi yang sangat taat kepada Allah SWT. yang dapat menjadi teladan umat Islam khusunya tentang keikhlasan hati (berkuban).

Nabi Ibrahim AS telah lama mendambakan seorang putra, dan doanya akhirnya terkabul dengan lahirnya Ismail dari istrinya, Siti Hajar.

Namun, lanjut Benhur ketika Ismail mencapai usia remaja, Allah SWT memberikan ujian yang sangat berat kepada Nabi Ibrahim. Dalam mimpinya, Nabi Ibrahim menerima perintah untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail, sebagai kurban. Awalnya, Nabi Ibrahim ragu apakah mimpi itu berasal dari Allah atau dari setan. Setelah menerima mimpi yang sama sebanyak tiga kali, Nabi Ibrahim yakin bahwa itu adalah perintah dari Allah SWT.

"Nabi Ibrahim menyampaikan perintah tersebut kepada Ismail. Jawaban Ismail sungguh luar biasa dan menunjukkan ketaatan yang tak tergoyahkan. Tanpa sedikitpun keraguan, Ismail meminta ayahnya untuk melaksanakan perintah Allah.swt tersebut," kata Benhur Ismail.

Masih kata Benhur, Nabi Ibrahim dan Ismail kemudian berangkat menuju Mina, tempat di mana mereka akan melaksanakan perintah kurban. Selama perjalanan, iblis berusaha menggoda Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail agar mengurungkan niatnya.Namun, mereka melemparinya dengan batu, tanda penolakan terhadap godaan setan.

Peristiwa pelemparan batu ini kemudian menjadi salah satu simbol dalam ibadah haji, yaitu jumrah.Penggantian Kurban dan Makna Idul Adha Ketika Nabi Ibrahim dan Ismail tiba di Mina, Nabi Ibrahim membaringkan Ismail dan siap untuk melaksanakan perintah Allah. Dengan mata terpejam dan hati yang hancur, Nabi Ibrahim mengayunkan pisaunya.

Namun, Allah SWT kemudian mengganti Ismail dengan seekor domba jantan yang besar dan gemuk.

"Kisah ini menjadi dasar dari perayaan Idul Adha, atau Hari Raya Kurban, di mana kita umat Muslim di seluruh dunia menyembelih hewan kurban sebagai bentuk syukur, ketaatan, dan kepedulian sosial," ucapnya.

Ia mengajak seluruh pendengar untuk meneladani kisah nabi Ibrahim AS, melakukan setiap aktivitas dengan niat untuk Allah SWT karena Allah SWT tidak memberikan ujian kepada hamba_Nya seberat ujian kepada Nabi Ibrahim. Allah. SWT tidak akan menguji seseorang diluar kemampuannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....