Menjadikan Ramadan Lebih Bermakna Melalui Introspeksi Diri

  • 16 Mar 2025 07:08 WIB
  •  Waykanan

KBRN, Way Kanan: Ramadan adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri agar dapat menjadikannya lebih bermakna. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kabupaten Way Kanan, Eka Destrianto, dalam program Mutiara Pagi RRI pada Minggu, (16/2/2025).

"Sudahkah kita ikhlas menjalani ibadah selama Ramadan atau hanya sekadar rutinitas tahunan? Apakah ibadah kita masih semangat seperti awal Ramadan atau justru telah kendur? Padahal, menjelang akhir Ramadan terdapat peristiwa yang luar biasa," kata Eka Destrianto.

Eka juga mengatakan bahwa dalam bulan Ramadan terdapat peristiwa luar biasa, yaitu malam Nuzululqur’an. Pada malam ini, Allah SWT menurunkan kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam Ramadan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

"Selain malam Nuzululqur’an, terdapat juga malam Lailatulqadar pada 10 malam terakhir Ramadan. Oleh sebab itu, hendaknya kita menjadikan Ramadan lebih bermakna. Lalu, apa yang harus kita lakukan agar Ramadan menjadi lebih bermakna?" ujarnya.

Eka melanjutkan bahwa cara menjadikan Ramadan lebih bermakna adalah dengan meningkatkan kualitas amalan Ramadan dan meluruskan niat untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dengan hati yang ikhlas, bukan sekadar rutinitas tahunan. Ibadah bukan sekadar kebiasaan tahunan, tetapi bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Masih menurut Eka, umat Muslim juga dianjurkan untuk membaca dan mengkaji Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa kepada Allah SWT. Ramadan juga merupakan bulan kepedulian, di mana umat Muslim dianjurkan untuk berbagi, bersedekah, membantu fakir miskin dan anak yatim, serta menjaga lisan dan hati dari hal-hal yang dapat merusak pahala puasa.

Ia mengajak pendengar RRI untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai sarana perbaikan diri dengan cara menghidupkan malam Ramadan, terutama di akhir Ramadan, agar Ramadan menjadi lebih bermakna.

"Mari jadikan Ramadan sebagai momen untuk memperbaiki diri dengan menghidupkan malam Ramadan dari awal hingga akhir. Terutama di akhir Ramadan, tingkatkan amalan, perbanyak istighfar dan doa," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....