SPPG Simpang Asam Resmi Beroperasi

  • 30 Mar 2026 16:07 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Simpang Asam, Kecamatan Banjit, diproyeksikan menjadi pilar utama dalam pemenuhan nutrisi masyarakat di wilayah operasionalnya. Program ini menyasar berbagai lapisan penerima manfaat, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga layanan kesehatan dasar.

Berdasarkan data yang dihimpun, layanan SPPG ini akan mencakup pelajar dari berbagai tingkatan: TK, SD, SMP, SMA, serta lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan seperti RA, MTs, dan MA Nurul Islam. Tak hanya sektor pendidikan, program ini juga terintegrasi dengan layanan Posyandu untuk memastikan kesehatan ibu dan balita di wilayah tersebut terjaga.

Komandan Koramil (Danramil) 427-05/Banjit, Lettu CZI Edi Zarpait, mengatakan peresmian dapur SPPG ini merupakan langkah konkret TNI dalam mendukung program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

"Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," ujar Lettu CZI Edi Zarpait, Senin, 30 Maret 2026.

Lettu CZI Edi menambahkan pemenuhan gizi yang optimal adalah investasi jangka panjang bagi negara. Menurutnya, anak-anak yang mendapatkan nutrisi cukup akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan produktif, yang nantinya akan memegang tongkat estafet pembangunan bangsa.

Namun, ia juga menggarisbawahi keberhasilan program besar ini tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan pengawasan ketat agar distribusi manfaat berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung serta mengawal pelaksanaan program ini. Harapannya, program ini berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Banjit," jelasnya.

Kehadiran SPPG Simpang Asam ini diharapkan menjadi prototipe keberhasilan kolaborasi antara instansi militer, pemerintah, dan masyarakat dalam memutus rantai stunting dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Way Kanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....