Mudik Lebaran saat Campak Merebak Pastikan Imunisasi Anak Lengkap
- 24 Mar 2026 07:27 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID,Way Kanan:Mudik Lebaran merupakan momen yang dinantikan, namun tahun 2026 ini masyarakat perlu ekstra waspada karena melonjaknya kasus campak di Indonesia. Mobilitas tinggi dan kerumunan selama perjalanan dapat memperbesar risiko penularan, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat.
Langkah perlindungan paling efektif adalah melalui vaksinasi. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya melengkapi status imunisasi anak sebelum berangkat mudik.
- Vaksin MR/MMR: Pastikan anak sudah mendapatkan dua dosis vaksin MR (Measles Rubella) atau MMR untuk efektivitas perlindungan hingga 95%.
- Jadwal Imunisasi: Menurut rekomendasi imunisasi campak diberikan mulai usia 9 bulan, dengan dosis lanjutan pada usia 18 bulan dan saat anak masuk sekolah dasar (5-7 tahun).
- Posko Kesehatan: Jika belum sempat ke fasilitas kesehatan, Kementerian Kesehatan menyiapkan ribuan posko kesehatan di jalur mudik yang juga melayani imunisasi campak.
- Gejala Awal: Demam tinggi (39-40°C), batuk, pilek, dan mata merah berair mirip gejala flu.
- Ruam Khas: Sekitar 2-4 hari setelah demam, akan muncul ruam merah berbintik-bintik yang dimulai dari area wajah/leher lalu menyebar ke seluruh tubuh.
- Risiko Komplikasi: Tanpa perlindungan, campak dapat memicu komplikasi serius seperti pneumonia (radang paru), diare berat, hingga radang otak.
- Gunakan Masker: Virus campak menular melalui udara (droplet) saat penderita batuk atau bersin. Penggunaan masker di tempat umum sangat membantu.
- Jaga Kebersihan: Rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh fasilitas umum.
- Hindari Kontak: Jika melihat orang dengan gejala batuk dan ruam, sebisa mungkin jaga jarak aman, terutama bagi anak kecil.
Hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat lebih dari 10.000 kasus suspek campak yang tersebar di belasan provinsi. Tingginya angka ini disebabkan oleh cakupan imunisasi rutin yang belum mencapai target nasional 95% di beberapa wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....