Kain Tenun NTT Nilai Jual Eksklusif Tetap Diminati

  • 23 Feb 2024 19:22 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua : Hasil Tenunan berupa Kain menjadi khas di NTT pada Umumnya, Tidak luput wilayah daratan Timor. Walau nilai jualnya Eksklusif, tetap diminati berbagai kalangan bahkan menjadi sumber mata pencarian bagi penenun hingga para pelaku Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah dengan pemasaran langsung maupun dikreasikan dalam berbagai Produk Fashion atau bentuk pernak pernik seperti Kalung, Gelang, Anting juga Tas dan Lainya.

Tampilan menawan Tenunan jadi, atau dalam bentuk Busana hasil kreasi UMKM Bete Hakawak Kab. Belu Binaan Credit Union Kasih Sejahtera (CUKS) Atambua, Cukup menyita perhatian Peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT)ke XVI Tahun Buku 2023. UMKM milik Maria Goreti Ahoinai, pada hari pertama hinga penutupan pelaksanaan RAT CUKS 22-23 Februari 2024, berhasil pasarkan puluhan Aksesoris.

“ Kain Kita jual Kisaran 500ribu sampai 2 juta Rupiah, Tidak banyak tapi Puji Tuhan,yang laku Kain tenun 4, Baju ada 2, Blazer 3, Tas 5. Aksesoris Puluhan Picis karena murah meriah harga 10ribuaan. Begitu dirinci Maria Goreti Ahoinai, kepada rri.co.id di Pelataran Hotel Matahari Atambua, Jumat (23/2/2024).

Sementara itu dari Kalangan Generasi Z, Erika Tahu yang ikut Menitipkan Hasil Kreasinya berupa Pernak pernik seperti Gelang, Kalung dan Anting pada Stand Bete Hakawak, mengaku puas dengan hasil kreasinya yang diharhai dengan rupiah Walau 10ribuan, namun menurutnya cukup menambah semangat meningkatkan kreatifitasnya.

“ Tentunya semakin semangat untuk kreasi model yang unik, karena itu yang diminati,” Ujar Guru Bimbingan Konseling SMAK Suria Atambua ini.

Pada Stand Yang Sama Ibu Yofita Naikofi Berharap, Semoga peserta RAT ke XVI Tahun Buku 2023 yang hadir, ikut promosikan Kreasi UMKM yang ada agar semakin dikenal diluar Daerah sebab jika ini terjadi meningkatkan peminat yang berbelanja dan berimbas peningkatan Ekonomi dari Sektor Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....