Dinsos Parimo Dorong Dua Anak Putus Sekolah Mandiri lewat Pelatihan
- 05 Sep 2026 20:42 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengirim dua anak putus sekolah untuk mengikuti pelatihan keterampilan kerja di Kota Palu. Langkah ini menjadi upaya pemerintah membuka jalan bagi anak-anak tersebut agar memiliki bekal keterampilan dan mampu membangun kemandirian ekonomi.
Pelatihan berlangsung di UPT Panti Sosial Anak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama kurang lebih dua pekan, mulai 20 Agustus 2026. Selama mengikuti kegiatan, kedua peserta mendapat pelatihan perbaikan kompor selama 14 hari sebagai bekal praktis yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Parimo, Yani Rachman, mengatakan kedua peserta berasal dari Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, dan Desa Tolai, Kecamatan Torue. Keduanya dipilih sesuai ketentuan penyelenggara, yakni berusia 15 hingga 18 tahun dan tidak sedang bekerja.
“Kedua anak ini memang anak yang putus sekolah. Sebenarnya banyak, tapi ada yang sudah bekerja,” kata Yani di Parigi, Rabu, 2 September 2026.
Menurut Yani, Dinsos Parimo memfasilitasi keberangkatan hingga kepulangan kedua peserta selama mengikuti pelatihan di Kota Palu. Dukungan tersebut diharapkan membuat peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik tanpa terkendala persoalan transportasi.
Selain memperoleh keterampilan, kedua peserta juga menerima sertifikat serta seperangkat peralatan untuk mendukung penerapan ilmu yang telah dipelajari. Bekal tersebut menjadi jembatan awal bagi mereka untuk mengubah keterampilan menjadi kegiatan produktif setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Yani berharap ilmu dan peralatan yang dibawa pulang tidak berhenti sebagai hasil pelatihan semata, tetapi dapat menjadi pintu menuju usaha dan penghasilan baru. “Setelah pelatihan, mereka diberikan alat. Tujuannya agar ilmu yang mereka dapatkan selama pelatihan bisa dimanfaatkan dan memberikan nilai ekonomi untuk mereka sendiri,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....