Forum Anak Daerah Tolitoli Perjuangkan Aspirasi Anak lewat Program SAI
- 12 Jun 2026 13:52 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tolitoli terus memperkuat perannya sebagai wadah partisipasi dan aspirasi anak dalam pembangunan daerah. Melalui program Suara Anak Indonesia (SAI), berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak di Kabupaten Tolitoli dihimpun dan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Ketua Forum Anak Daerah Kabupaten Tolitoli, Ismail, mengatakan FAD yang juga sebagai mitra dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tolitoli, hadir untuk memfasilitasi serta menampung berbagai aspirasi dan permasalahan yang dialami anak-anak di wilayah Toli-toli.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Ruang Aksi Muda di Pro 2 RRI Tolitoli.
"Forum Anak Daerah hadir untuk memfasilitasi dan menampung seluruh permasalahan yang terjadi pada anak-anak di Kabupaten Tolitoli. Dari hasil rembuk bersama anggota forum dan anak-anak lainnya, kami telah mengajukan dua proposal ke tingkat provinsi yang berisi isu-isu paling mendesak untuk segera ditangani," ujar Ismail.
Menurutnya, usulan yang disampaikan melalui program Suara Anak Indonesia merupakan hasil identifikasi dan diskusi bersama anak-anak mengenai persoalan yang paling sering ditemukan di lingkungan mereka.
Dari berbagai isu yang berhasil dihimpun, pernikahan anak di bawah usia atau pernikahan dini menjadi salah satu persoalan yang paling banyak ditemukan di Kabupaten Tolitoli.
Ismail menjelaskan bahwa isu tersebut dipilih karena dinilai memiliki dampak besar terhadap masa depan anak, mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.
Setelah proposal yang diajukan mendapat persetujuan, Forum Anak Daerah memperoleh dukungan pendanaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk melaksanakan berbagai kegiatan positif dan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat serta mencegah terjadinya pernikahan usia anak.
"Dukungan tersebut kami manfaatkan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan edukasi dan sosialisasi yang menyasar anak-anak maupun masyarakat agar bersama-sama dapat mencegah terjadinya pernikahan dini," jelasnya.
Lebih lanjut, Ismail berharap keberadaan Forum Anak Daerah dapat menjadi jembatan komunikasi antara anak-anak dan pemerintah daerah, sehingga setiap suara dan kebutuhan anak dapat didengar serta diwujudkan melalui program-program yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Sebagai wadah resmi partisipasi anak, FAD Tolitoli berkomitmen untuk terus mengawal berbagai isu yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak di Kabupaten Tolitoli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....