Harga Cabai di Tolitoli Naik, Rawit Capai Rp70 Ribu per Kilogram
- 20 Agt 2026 15:19 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Harga cabai rawit dan cabai merah keriting di Pasar Susumbolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kembali mengalami kenaikan. Kondisi tersebut mulai dirasakan masyarakat, terutama pedagang dan konsumen yang membutuhkan cabai sebagai salah satu bahan kebutuhan dapur sehari-hari.
Mandor Pasar Susumbolan Kabupaten Tolitoli, Mastang, mengatakan pergerakan harga cabai menjadi salah satu komoditas yang terus mendapat perhatian. Berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu, 19 Agustus 2026, harga cabai rawit mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan awal Agustus.
“Untuk cabai rawit, awal Agustus harganya sekitar Rp 40 ribu per kilogram. Sekarang sudah naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram,” kata Mastang.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai merah keriting. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram, kini meningkat menjadi sekitar Rp 60 ribu per kilogram.
Menurut Mastang, kenaikan harga cabai tersebut salah satunya dipengaruhi oleh pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi, termasuk Buol dan Kota Raya, yang belum sepenuhnya stabil. Kondisi pasokan yang belum lancar berdampak terhadap ketersediaan cabai di pasar.
Komoditas hortikultura seperti cabai diketahui cukup sensitif terhadap perubahan cuaca, produksi, distribusi, serta peningkatan permintaan masyarakat. Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi jumlah pasokan sekaligus harga yang diterima konsumen di pasar.
Kenaikan harga membuat sebagian konsumen harus menyesuaikan jumlah pembelian. Masyarakat yang biasanya membeli cabai dalam jumlah tertentu kini memilih mengurangi pembelian untuk menyesuaikan dengan kondisi harga.
Di sisi lain, kenaikan harga menjadi peluang bagi petani cabai untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik. Namun, harga di tingkat petani tetap dipengaruhi kualitas hasil panen, biaya produksi, serta kondisi permintaan dan pasokan di pasar.
Pedagang berharap pasokan cabai dari daerah penghasil dapat kembali lancar sehingga harga secara bertahap mengalami penurunan dan stabil. Kelancaran distribusi dinilai penting agar kebutuhan masyarakat terhadap cabai tetap terpenuhi tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap daya beli.
Pemerintah juga diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan cabai di pasar. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan distribusi dari sentra produksi hingga ke tingkat konsumen berjalan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....