Dinas Perdagangan Tolitoli Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kilogram

  • 17 Jun 2026 13:48 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli – Fenomena maraknya pengecer gas elpiji 3 kilogram di daerah masih menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Tolitoli, sehingga pemerintah daerah terus berupaya melakukan pengawasan agar distribusi gas subsidi dapat tepat sasaran.

Terkait persoalan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chaeruddin, mengatakan pihaknya memiliki tugas dan fungsi dalam melakukan pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram, mulai dari pengawasan harga hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dikatakan, pengawasan rutin terus dilakukan untuk memastikan penyaluran gas LPG subsidi di tingkat pangkalan berjalan sesuai ketentuan dan dapat dinikmati oleh konsumen yang berhak.

“Pengawasan dilakukan secara berkala, untuk memastikan LPG subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima dan tidak terjadi penyimpangan dalam proses distribusi,” jelasnya, Selasa, 16 Juni 2026.

Namun, kata dia, dari hasil pemantauan di lapangan, Dinas Perdagangan Tolitoli, masih menerima berbagai keluhan masyarakat terkait penyaluran gas LPG 3 kilogram. Salah satu persoalan yang banyak ditemukan, adalah gas subsidi yang tersedia di pangkalan lebih banyak dibeli oleh pengecer dibandingkan langsung oleh masyarakat penerima manfaat.

Kondisi tersebut, tentunya berdampak pada terbatasnya akses masyarakat untuk memperoleh gas subsidi di pangkalan. Akibatnya, banyak warga terpaksa membeli gas LPG melalui pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Chaeruddin menjelaskan, berdasarkan surat edaran Bupati Tolitoli, HET LPG subsidi 3 kilogram ditetapkan sebesar Rp30.000 per tabung. Namun dalam prakteknya, banyak masyarakat mendapatkan gas LPG dari pengecer dengan harga yang bervariasi.

“Di lapangan, masih ditemukan masyarakat yang membeli gas LPG 3 kilogram seharga Rp40.000, Rp50.000, bahkan ada yang mencapai Rp70.000 per tabung karena memperolehnya dari pengecer,” sebutnya.

Dirinya, menegaskan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Oleh karena itu, Dinas Perdagangan terus melakukan pengawasan di tingkat pangkalan guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai peruntukan, yakni untuk masyarakat kurang mampu.

Untuk itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait jadwal penyaluran gas LPG subsidi di setiap pangkalan. Sehingga, setiap kali terdapat distribusi LPG subsidi ke pangkalan, petugas dari Dinas Perdagangan hadir untuk membantu menyampaikan jadwal penyaluran kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat mengetahui jadwal penyaluran LPG subsidi, sehingga bisa datang langsung ke pangkalan dan mendapatkan gas sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli, berharap melalui pengawasan yang lebih intensif dan keterlibatan masyarakat, distribusi LPG 3 kilogram dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, serta mampu menekan praktik penjualan dengan harga yang melebihi ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....