BMKG Tolitoli Ingatkan Warga Waspada Kemarau dan El Nino

  • 17 Agt 2026 16:01 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Cuaca panas dan minimnya curah hujan mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut merupakan dampak musim kemarau yang saat ini melanda wilayah Tolitoli dan sekitarnya.

Musim kemarau tidak hanya menyebabkan peningkatan suhu udara, tetapi juga berpotensi menurunkan ketersediaan air bagi masyarakat. Kondisi ini perlu diantisipasi karena dapat memicu kekeringan di sejumlah wilayah.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tolitoli, Wahyu Guru Imantoko, mengatakan Kabupaten Tolitoli telah memasuki musim kemarau sejak awal Juli 2026.

“Kabupaten Tolitoli saat ini masuk dalam kategori musim kemarau sejak awal Juli lalu,” ujar Wahyu.

Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau di wilayah Tolitoli diperkirakan berlangsung hingga Oktober mendatang. Dampaknya mulai dirasakan masyarakat melalui berkurangnya debit air hingga munculnya potensi kekeringan.

Wahyu menjelaskan, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama apabila cuaca panas dan kondisi lingkungan yang kering berlangsung dalam waktu cukup panjang.

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan kondisi musim kemarau berpotensi semakin diperparah oleh fenomena El Nino. Fenomena tersebut dapat menyebabkan intensitas curah hujan berada pada level yang sangat rendah.

“Dampak musim kemarau akan diperparah dengan adanya fenomena El Nino, di mana intensitas curah hujan akan sangat rendah,” jelasnya.

BMKG memprediksi pengaruh El Nino tersebut dapat berlangsung hingga akhir Desember 2026. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau, terutama terkait ketersediaan air dan potensi kebakaran.

Masyarakat juga diharapkan dapat menggunakan air secara bijak serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan maupun kawasan permukiman selama periode cuaca kering.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....