Gempa 6,2 Guncang Parigi Moutong, Pendataan Masih Berlangsung

  • 17 Agt 2026 14:40 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu dini hari, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 00.28 WITA. Getaran gempa terasa di sejumlah wilayah dan sempat membangunkan masyarakat dari lelapnya malam. Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Parigi Moutong, pusat gempa diperkirakan berada di perairan sekitar Kecamatan Sidoan dan tidak berpotensi tsunami.

Pasca guncangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong langsung melakukan pemantauan serta pendataan di sejumlah wilayah terdampak. Hingga pembaruan laporan pada pukul 10.25 WITA, petugas masih menyisir informasi mengenai kerusakan bangunan maupun dampak yang dirasakan masyarakat. Proses pendataan dilakukan bersama lintas sektor, aparat desa, dan warga setempat.

Salah satu fasilitas umum yang mengalami kerusakan ialah Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong. Kerusakan terlihat pada bagian plafon dan dinding bangunan. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran dampak guncangan gempa yang masih dalam proses pendataan oleh BPBD.

Di tengah upaya penanganan dampak gempa, BPBD mencatat satu warga meninggal dunia. Korban bernama Wiwi Putri Thabha (29), perempuan, warga Dusun II, Desa Bugis, Kecamatan Mepanga. Berdasarkan laporan awal, korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Namun, proses verifikasi dan pendataan di lapangan masih berlangsung untuk memastikan seluruh dampak yang ditimbulkan gempa.

Untuk kerusakan rumah warga, BPBD belum merilis jumlah pasti karena petugas masih melakukan pendataan. Rumah dengan kategori rusak berat maupun ringan masih dihimpun dari berbagai wilayah. Data mengenai jumlah kepala keluarga dan jiwa yang terdampak juga belum final.

“Pendataan dan pemantauan masih terus dilakukan di wilayah terdampak. Kami bersama lintas sektor, aparat desa, dan masyarakat terus berkoordinasi untuk mengetahui kondisi di lapangan,” demikian laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Di tengah tanah yang baru saja bergetar, kewaspadaan menjadi langkah penting agar masyarakat dapat menghadapi setiap perkembangan dengan tenang dan terukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....